Tema 9 Sub Tema 1 PB 5, 6

Kelas IV D

Materi
PB 5
BAHAN AJAR PEMBELAJARAN
SUMBER DAYA ALAM DAN KEGIATAN EKONOMI

Sumber daya alam dalam kehidupan sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan.
Masing-masing makhluk hidup memanfaatkan sumber daya secara berbeda. Contohnya, sumber daya alam oleh manusia digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di samping itu, sumber daya alam digunakan juga untuk kegiatan ekonomi.

A. Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah kekayaan alam yang terdapat di bumi, dapat berupa benda mati maupun makhluk hidup. Sumber daya alam disediakan oleh alam.
Berdasarkan keberadaan dan kelestariannya sumber daya alam dibedakan menjadi dua. Di antaranya sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber dalam alam yang tidak diperbaharui.

1. Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbarui
Sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah Sumber daya alam yang dapat diadakan kembali meskipun sumber daya tersebut telah habis dimanfaatkan. Sumber daya alam tersebut berupa udara, air, dan tanah. Sumber daya alam ini termasuk sumber daya alam nonhayati (tidak hidup).

a. Udara
Seluruh makhluk hidup membutuhkan udara untuk bernafas. Tanpa makan dan minum dalam beberapa hari kita masih dapat hidup. Akan tetapi, tanpa udara kita hanya bertahan beberapa menit. Oleh sebab itu, makhluk hidup membutuhkan udara yang bersih. Udara yang telah kotor (tercemar) justru menjadi racun. Upaya yang dilakukan agar udara yang kotor kembali bersih adalah dengan menanam pohon.

b. Air
Manusia, hewan, dan tumbuhan selalu membutuhkan air. Air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui. Dengan kata lain keberadaan air di bumi tetap. Keberadaan air di bumi tetap dipengaruhi oleh siklus air. Meskipun jumlah air tetap, namun penggunaannya harus bijaksana. Dengan demikian, air tidak tercemar dan tetap bersih.
Sumber air di bumi dapat didapat di sungai, danau, laut, dan mata air. Manfaat-manfaat air dalam kehidupan, antara lain transportasi, pertanian, perikanan, PLTA.

c. Tanah
Tanah merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan. Tanah dapat diperbarui. Tanah adalah lapisan atas bumi yang terbentuk dari batuan-batuan yang lapuk.
Secara alami, tanah akan terbentuk secara berlapis-lapis. Lapisan paling atas selalu terbentuk oleh humus. Humus berasal dari proses pelapukan, seperti binatang dan tumbuhan yang telah mati dan membusuk. Pelapuan tersebut terjadi secara terus-menerus. Pelapukan tersebut kemudian akan membentuk struktur tanah.
Manfaat tanah dalam kehidupan sangat banyak. Di antaranya pemukiman, pertanian, perkebunan, peternakan.

2. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang tidak dapat diadakan kembali setelah digunakan.
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui terdapat dalam perut bumi. Barang-barang yang terdapat dalam perut bumi disebut barang tambang. Barang tambang tersebut ada yang berbentuk logam, mineral, dan bukan logam.

a. Barang Tambang Logam
Barang tambang logam, antara lain besi, emas, perak, timah, tembaga, bauksit, nikel, dan mangan.

b. Barang Tambang Bukan Logam
Barang-barang tambang bukan logam, antara lain minyak bumi, gas alam, dan batubara.

c. Barang Tambang Mineral
Mineral termasuk barang tambang bukan logam. Contohnya batu kapur, yodium, kalsit, asbes, dan belerang.

B. Sumber Daya Alam dan Persebarannya
Negara Indonesia adalah negara kepulauan. Wilayahnya terbentang dari Sabang di Nanggroe Aceh Darussalam sampai Merauke di Papua (Irian Jaya). Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat banyak. Sumber daya alam itu berupa barang tambang, mineral, tumbuhan, hewan, dan sebagainya. Semuanya tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Persebarannya terdapat di laut, sungai, hutan, puncak gunung, dataran tinggi, dataran rendah, maupun dalam perut bumi.

Penyebaran hasil pertanian diwilayah Indonesia
1. Padi di Sumatra, Jawa, Bali
2. Jagung di Nusa Tenggara, Sulawesi
3. Kelapa di Sumatra, Bali, Kalimantan, Sulawesi
4. Kacang dan kedelai di Sumatra, Jawa

Penyebaran hasil perkebunan diwilayah Indonesia
1. Kopi di Sumatra, Jawa, Sulawesi
2. Teh & Cokelat di Sumatra, Jawa
3. Lada di Sumatra, Kalimantan
4. Cengkeh di Sulawesi, Maluku

Penyebaran hasil perkebunan diwilayah Indonesia
1. Kerang di Lombok, Kepulauan Aru
2. Ikan di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Papua
3. Rumput laut di Jawa bagian Barat
4. Udang di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua

Indonesia merupakan negara kaya akan barang tambang. Barang tambang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Barang tambang yang ada di Indonesia terdapat tiga jenis.
Di antaranya, barang tambang logam, bukan logam, dan mineral.
Hasil tambang Indonesia tersebar tidak merata. Selain itu, jenis barang yang dimiliki satu daerah dengan daerah lain berbeda-beda. Ada daerah yang kaya hasil tambang. Ada pula daerah yang miskin hasil tambang. Namun, hasil tambang dapat dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia.

C. Manfaat Sumber Daya Alam
Sumber daya alam harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dengan demikian, sumber daya alam tersebut dapat terus kita nikmati. Sumber daya alam yang ada di Indonesia bermanfaat untuk pemenuhan hidup masyarakat. Pemanfaatan sumber daya alam antara kota dan desa berbeda-beda. Pada daerah perkotaan sumber daya alam diolah secara modern. Lain halnya dengan daerah pedesaan yang masih tradisional. Selain itu, kebutuhan sumber daya alam di perkotaan lebih besar dibandingkan di pedesaan. Namun, sumber daya alam yang dimanfaatkan tersebut digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Contohnya : minyak bumi dimanfaatkan sebagai bahan bakar (bensin, solar, minyak tanah).
Cara melestarikan kekayaan alam adalah sebagai berikut.
a.       Sumber daya alam tidak dapat diperbarui harus digunakan secara hemat. Agar sumber daya alam tersebut dapat terus dinikmati. Selain itu, sumber daya alam yang dapat diperbarui pemanfaatannya juga harus bijaksana.
b.      Mencari bahan pengganti untuk sumber daya alam yang mudah habis.
c.       Upaya perlindungan dilakukan dengan membuat suaka margasatwa dan cagar alam. Suaka margasatwa adalah perlindungan terhadap hewan. Khususnya pada hewan langka agar tidak punah. Cagar alam adalah perlindungan terhadap hutan atau tumbuh-tumbuhan.
d.      Penanaman pohon kembali (reboisasi).
e.       Pembuatan terasering untuk mencegah erosi. Selain itu, kesuburan tanah tetap terjaga.
f.       Mengolah limbah agar aman sebelum dibuang. Dengan demikian, limbah tidak akan merusak lingkungan.


Kaitan Sumber Daya Alam dengan Kegiatan Ekonomi
Dalam kehidupan manusia selalu berusaha memenuhi kebutuhannya. Kegiatan manusia
dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya disebut dengan kegiatan ekonomi. Sumber
daya alam berkaitan dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi memanfaatkan
keberadaan sumber daya alam. Berikut adalah beberapa kegiatan ekonomi yang
memanfaatkan sumber daya alam.

1. Pertanian

 Kesuburan tanah Indonesia baik digunakan untuk kegiatan pertanian. Indonesia dikenal sebagai Negara agraris. Oleh karena sebagian besar penduduk bekerja di bidang pertanian.
Kegiatan pertanian berguna untuk menyediakan kebutuhan pangan. Tanaman yang diusahakan dalam kegiatan pertanian, antara lain padi, jagung, sayur mayur, dan sebagainya.
Penduduk juga menanami jagung dan palawija. Produksi palawija diolah menjadi makanan pelengkap. Contohnya, jagung dibuat keripik. Ada pula produksi hortikultura yang ditanam di pekarangan rumah. Hasilnya berupa buah-buahan, cabai, tomat, dan sebagainya.

2. Perkebunan


Kegiatan perkebunan juga memanfaatkan kesuburan tanah. Perkebunan yang ada di Indonesia diusahakan oleh perorangan dan pemerintah. Hasil perkebunan di Indonesia berupa kopi, teh, kelapa sawit, tebu, karet, kopra, dan sebagainya. Beberapa hasil tanaman perkebunan itu ada yang dijadikan barang ekspor. Ekspor hasil pertanian tersebut menghasilkan devisa bagi negara. Perkebunan dapat dikelola rakyat maupun swasta. Dalam pengelolaan perkebunan dikenal Perkebunan Inti Rakyat (PIR). PIR banyak ditemui di Pulau Sumatra.

3. Peternakan




Kegiatan peternakan banyak diusahakan di Indonesia. Peternakan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Selain itu, peternakan dapat menambah penghasilan rakyat. Jenis hewan ternak di Indonesia cukup banyak. Hewan ternak itu, antara lain sapi, kerbau, kambing, ayam, burung, dan sebagainya. Hewan ternak tersebut umumnya menghasilkan daging, susu, telur,
kulit, dan sebagainya.

4. Perikanan
Sebagian besar wilayah Indonesia berupa perairan. Perairan tersebut meliputi perairan darat maupun laut. Kegiatan perikanan yang dilakukan di Indonesia meliputi perikanan darat dan laut.
a. Perikanan darat

Usaha perikanan ini dilakukan di perairan darat, seperti sungai, danau, kolam dan empang. Jenis ikan yang dibudidayakan adalah ikan mas, gurame, mujahir, tawas, lele, dan sebagainya.

b. Perikanan laut

Wilayah perairan laut Indonesia yang luas berpotensi menghasilkan ikan yang melimpah. Jenis ikan laut yang ditangkap adalah tongkol, tuna, bawal, kembung, teri dan sebagainya.
Saat ini tengah dikembangkan perikanan di tambak pantai. Hal ini telah dilakukan di pantai utara Jawa dan pantai timur Sumatra. Hasilnya meliputi kerang, udang, dan rumput laut.

5. Kehutanan


Indonesia banyak memiliki hutan. Hal tersebut dikarenakan kondisi iklim yang menunjang, yaitu beriklim tropis. Jenis hutan yang ada di Indonesia adalah hutan hujan tropis. Hutan menghasilkan sumber daya alam melimpah. Di antaranya kayu, rotan, damar, getah perca, dan getah agatis. Hasil hutan tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan perumahan, perabotan rumah tangga, industri, dan sebagainya.

6. Pertambangan

Berbagai jenis barang tambang banyak ditemukan di Indonesia. Kegiatan pertambangan adalah kegiatan pengambilan sumber daya alam dari dalam bumi. Jenis barang tambang yang terdapat di Indonesia, antara lain minyak bumi, batubara, emas, perak, bauksit, bijih besi, dan sebagainya. Barang-barang tambang tersebut digunakan untuk kegiatan industri, transportasi, dan sebagainya.


7. Perindustrian


Industri merupakan kegiatan mengolah bahan mentah menjadi barang jadi. Bahan mentah yang belum diolah tersebut diperoleh dari alam. Kegiatan perindustrian membutuhkan sumber daya alam. Industri dapat menambah nilai guna barang. Indonesia memiliki industri yang cukup berkembang.
Industri-industri tersebut di antaranya:
a)      Alat-alat berat terdapat di Surabaya, Jawa Timur.
b)      Gas alam terdapat di Kalimantan Selatan.
c)      Kapal terdapat di Semarang, Jawa Tengah.
d)     Karet terdapat di Jambi, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.
e)      Kereta api terdapat di Madiun dan Yogyakarta.
f)       Pemintalan benang terdapat di Jawa Barat (Patal Bandung), Jawa Tengah (Patal Cilacap, Patal Semarang, dan Patal Tegal).
g)      Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) terdapat di Bandung.

       PB 6
     Menyusun daftar pertanyaan merupakan kunci keberhasilan suatu wawancara. Ada beberapa hal yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun pertanyaan.
1. Pertanyaan sebaiknya menggunakan kalimat yang efektif,singkat, padat, dan jelas.
Pertanyaan tidak bertele-tele dan tidak jelas, sehingga dapat membingungkan narasumber.
2. Susunlah kalimat pertanyaan yang mewakili keingin tahuan konsumen media anda (pembaca, pendengar, penonton).
3. Mengunakan pertanyaan terbuka, bukan pertanyaan tertutup yang jawabannya, ya atau tidak.
4. Susun pertanyaan dengan susunan yang logis, tidak hanya antara pertanyaan yang satu dengan pertanyaan yang lain, tapi juga antara pertanyaan dengan jawaban narasumber.
5. Jika wawancara menyangkut topik yang sedang hot, aktual dan banyak ditunggu orang perkembangannya, maka pertanyaan pertama bisa dimulai dengan pertanyaan yang paling penting terlebih dahulu (struktur piramida terbalik). Namun, dengan tetap memperhatikan keramahan, kesopanan, tidak bergaya interogatif dan sok paling tahu, yang dapat membuat narasumber tidak nyaman dan defensif. [cara jadi reporter, penyiar]
6. Jika topik wawancara adalah masalah ringan dan bernuasa human interest, maka pertanyaan bisa dimulai dari yang ringan, mudah, dan tidak memaksa narasumber untuk berpikir terlalu dalam. Untuk wawancara seperti ini sebaiknya hindari pertanyaan yang sulit dan langsung menohok ke pokok permasalahan atau langsung ke hal yang lebih substansial.
7. Buat pertanyaan yang tidak menimbulkan salah interpretasi dan bermakna ganda.
Buatlah pertanyaan yang tidak mudah mudah diprediksi oleh narasumber, sehingga jawawaban narasumber tidak datar dan standart.
8. Jika dalam pertanyaan memerlukan disampaikannya data-data yang detail (angka dan data statistik), maka buatlah seringkas mungkin dan dapat dipahami oleh narasumber maupun audiens anda.
9. Hindari penggunaan istilah atau bahasa yang sulit dimengerti oleh narasumber dan audiens anda. Gunakan istilah atau bahasa yang lazim dan sudah diketahui maknanya secara umum. Jika dari istilah atau bahasa tersebut, ada padanan bahasa Indonesianya, maka gunakanlah.
10. Buat pertanyaan yang relevan kepada narasumber sesuai dengan keahliannya atau kompetensinya.
11. Hindari pertanyaan yang keluar dari fokus masalah yang akan digali.
12. Ajukan pertanyaan satu-persatu, jangan sekaligus beberapa pertanyaan, karena narasumber cenderung akan memilih menjawab satu saja yang paling mudah & tidak menjawab yang lain.
13. Sebaiknya tidak mengawali pertanyaan dengan kata apakah, karDalam mna akan cendrung menggiring narasumber menjawab singkat dan tertutup. Sebuah kalimat bisa menjadi kalimat pertnyaan tergantung dari intonasi yang anda gunakan, tanpa harus mengawalinya dengan kata apakah.
14. Harus mengerti maksud dari awal kalimat pertnyaan yang digunakan.
  • Siapa , digunakan biasanya untuk menanyakan sebuah nama.
  • Apa, untuk memancing narasumber menyampaikan sebuah deskripsi.
  • Kapan, untuk menyanyakan waktu dari peristiwa.
  • Di mana, untuk menanyakan tempat kejadian peristiwa.
  • Mengapa, meminta penjelasan lebih lanjut.
  • Bagaimana, untuk menyakan pendapat narasumber terhadap suatu masalah.
15. Bertuturlah dan jangan membaca ketika menyampaikan kalimat pertanyaan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Tema 9 Sub Tema 1 PB 5, 6"

Posting Komentar