Tema 6 sub tema 3 pb 2,3

Kelas IV D
Tanggal 21 Januari 2020

Materi
Bahasa Indonesia
Mendeklamasikan puisi bermakna menyajikan puisi dengan gerak dan ekspresi wajah yang tepat. Agar dapat mendeklamasikan puisi dengan baik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti berikut:
  1. Pahami isi puisi yang akan kamu bacakan
  2. Tentukan apakah kamu akan membaca puisi itu dengan gembira, sedih, tenang, dan kagum
  3. Berlatihlah mengucapkan kata-kata sulit yang terdapat dalam puisi itu. Setelah itu, cobalah kamu baca puisi dengan baik
SBdP

Pengertian Kolase

Seni lukis kolase adalah melukis lewat cara melekat atau menempel. Dengan kata lain, kolase adalah salah satu karya seni rekat-merekat. Dalam seni lukis kolase bentuk asli bermaterial yang di pakai harus terus tampak, jadi jika memakai kerang-kerangan atau potongan-potongan photo, benda sisa, material itu mesti masih tetap bisa di kenali bentuk aslinya walaupun sudah di rakit jadi satu kesatuan.


Devinisi Kolase Dan Cara Membuatnya
Devinisi Kolase Dan Cara Membuatnya

Pemanfaatan bahan baku kolase yang bermacam-macam akan menghasilkan karakter bentuk kolase yang unik dan menarik yang bisa dijadikan kolase dua dimensi dan kolase tiga dimensi untuk fungsi yang berbeda.

IPA
Penyebab utama dari kepunahan hewan dan tumbuhan antara lain:
1. Kehilangan habitat
Perubahan ruang permukaan bumi baik melalui bencana alam atau kegiatan manusia adalah ancaman terbesar tunggal bagi keberlanjutan hayati di Bumi dan penyebab utama kepunahan di dunia. Ketika hewan dan tumbuhan tidak memiliki habitat dan tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan baru maka ia lambat laun akan punah

2. Perburuan Liar
Kegiatan berburu hewan dan tumbuhan langka merupakan penyebab lain dari kepunahan sebuah spesies terutama mereka yang termasuk spesies endemik dengan habitat yang terbatas atau memiliki populasi kecil dan lambat secara regenerasi. Berburu kini menjadi sebuah kebiasaan baru para manusia ultrakaya. Uang menjadikan berburu sebagai suatu permainan biasa bagi mereka. 

Meskipun undang-undang perlindungan hewan dan tumbuhan langka sudah ada namun beberapa orang masih belum memahami dan malah seolah-olah tidak tahu tetang hukum tersebut.
Faktor Kepunahan Hewan dan Tumbuhan
Koala meratapi habitatnya yang rusak
 3. Munculnya Spesies Baru
Kehadiran suatu spesies baru yang tidak endemik pada satu wilayah, memungkinkan adanya konsekuensi hewan dan tumbuhan asli akan hilang  sedikit demi sedikit. Munculnya spesies baru dapat terjadi karena proses penyebaran seperti benih yang tertiup angin atau burung, namun proses tersebut sangat jarang terjadi.

Kehadiran spesies baru lebih banyak disengaja oleh migrasi manusia yang cepat. Benih tumbuhan dapat dengan mudah dibawa manusia dengan tas, mobil, atau kaos kaki sekalipun. Kehadiran spesies baru di lahan yang endemik bisa jadi memicu persaingan yang tidak bisa ditoleransi oleh hewan dan tumbuhan lokal sehingga mereka akan kalah.

4. Polusi
Pencemaran dapat terjadi secara alami maupun oleh kegiatan manusia. Pencemaran alami seperti erupsi dan banjir sering menyebabkan kepunahan lokal dan jarang dalam skala luas. Sementara kegiatan manusia seperti industri akan menghasilkan berbagai limbah beracun. Penggunaan pestisida juga dapat menghilangkan salah satu anggota rantai makanan sehingga akan ada spesies yang tidak terkendali pertumbuhannya.
5. Kompetisi
Evolusi sangat dipengaruhi oleh persaingan antar spesies. Spesies yang tidak kuat dan kalah akan bermigrasi atau hilang dan punah dari habitatnya. 

6. Penyakit
Adanya wabah penyakit baik itu secara alami atau buatan dapat menimbulkan kepunahan suatu spesies. Contohnya penyakit elm Belanda, merupakan penyakit jamur pohon elm disebarkan oleh kumbang kulit kayu elm. Meskipun awalnya diyakini berasal dari Asia, penyakit ini telah tiba-tiba muncul di Amerika Utara dan Eropa dimana telah menghancurkan populasi pohon elm.

Ada beberapa faktor ekologi lainnya yang berkontribusi terhadap kepunahan suatu spesies diantaranya:
- Derajat spesialisasi merupakan faktor penting. Semakin khusus hewan dan tumbuhan maka semakin rentan terhadap kepunahan.
- Posisi organisme dalam rantai makanan. Semakin tinggi hewan dalam rantai makanan maka semakin rentan punah. 
- Kisaran distribusi memengaruhi kepunahan. Semakin sedikit sebaran organisme di bumi maka ancaman kepunahan semakin tinggi.
- Kecepatan reproduksi juga memengaruhi kepunahan. Ada beberapa hewan yang lambat bereproduksi sehingga sulit beregenerasi.
- Toleransi hewan dengan kehadiran manusia juga berbeda-beda. 

PB 3
PKn
Keberagaman Agama dan Kepercayaan masyarakat Indonesia

Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan antar manusia dan lingkungannya
6 Agama di Indonesia :  

1. Agama Islam
Nama Kitab Suci : Al-Qur’an
Nama Pembawa : Nabi Muhammad SAW
Permulaan : Sekitar 1400 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Masjid
Hari Besar Keagamaan : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj
Jumlah Penganut : 207.176.162 jiwa (87,18%) 

2. Agama Kristen Protestan
Nama Kitab Suci  : Alkitab
Nama Pembawa : Yesus Kristus
Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
Jumlah Penganut : 16.528.513 jiwa (6,96%)
3. Agama Katolik
Nama Kitab Suci : Alkitab
Nama Pembawa : Yesus Kristus
Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
Jumlah Penganut : 6.907,873 jiwa (2,91%)
 

4. Agama Hindu
Nama Kitab Suci : Weda
Nama Pembawa : –
Permulaan : Sekitar 3000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Pura
Hari Besar Keagamaan : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi
Jumlah Penganut : 4.012.116 jiwa (1,69%)

5. Agama Buddha
Nama Kitab Suci : Tri Pitaka
Nama Pembawa : Siddharta Gautama
Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Vihara
Hari Besar Keagamaan : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina
Jumlah Penganut : 1.703.254 jiwa (0,72%) 

     6. Agama Kong Hu Cu

Nama Kitab Suci : Si Shu Wu Ching
Nama Pembawa : Kong Hu Cu
Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Li Tang / Klenteng
Hari Besar Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh
Jumlah Penganut : 117.091 jiwa (0,05%)


IPS

Daftar Isi [Buka]

Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam adalah segala sesuatu yang bersumber dari alam untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sumber Daya Alam adalah kekayaan alam baik benda mati maupun makhluk hidup yang ada di alam atau bumi yang bermanfaat bagi kita semua. Yang termasuk sumber daya alam adalah komponen biotik dan abiotik.

Komponen biotik seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, sedangkan komponen abiotik meliputi gas alam, tanah, logam, air, dan minyak bumi. Sumber daya alam sangat bermanfaat bagi manusia namun dengan eksploitasi sumber daya alam yang semakin menurun.

Macam-Macam Sumber Daya Alam
Berikut dibawah ini terdapa 4 macam-macam sumber daya alam, antara lain:

1. Berdasarkan Kemungkinan Pemulihan

Antara lain:
  • Sumber Daya Alam yang Selalu Ada, adalah sumber yang tak pernah habis. karena memiliki siklus sepanjang masa, seperti energi matahari, udara, energi pasang surut, dan sumber air.
  • Sumber Daya Alam Terbarukan, adalah sumber daya yang jika tidak habis dalam waktu lama dan cepat tersedia lagi baik dengan reproduksi atau perkembangbiakan. Seperti binatang dan tumbuhan.
  • Sumber Daya Alam yang Tidak Bisa Diperbaharui, adalah sumber yang sulit atau bahkan tidak dapat memberikannya kembali karena membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan jutaan tahun, seperti barang pertambangan.

2. Berdasarkan Jenisnya

Antara lain:
  • Sumber Daya Alam Biotik, adalah sumber aya berupa makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan, mikroba dan manusia
  • Sumber Daya Alam Non-Biologis / Abiotik, adalah sumber daya alam fisik berupa benda mati. Seperti mineral, waterwheels, air dan tanah.

3. Berdasarkan Penggunaan

Antara lain:
  • Produsen Bahan Baku Sumber Daya Alam, merupakan sumber daya alam yang digunakan untuk menghasilkan benda atau barang lain yang bernilai tinggi untuk digunakan.
  • Produsen Sumber Daya Alam Energi, merupakan sumber daya alam sebagai penghasil energi bagi kebutuhan manusia. Salah satunya adalah sinar matahari yang memancarkan energi bagi manusia. serta aliran air yang digunakan sebagai generator energi pada pembangkit listrik turbin.

4. Berdasarkan Nilai Penggunaan

Antara lain:
  • Sumber Daya Alam Ekonomi Tinggi, adalah sumber daya yang diperoleh dengan biaya tinggi. Seperti mineral logam mulia seperti berlian, perak dan emas.
  • Natural Low Economic Resources, adalah sumber daya alam yang diperoleh dengan biaya yang cukup murah dan tersedia dengan jumlah yang cukup besar. Seperti bahan bangunan. Misalnya batu, batu gamping dan pasir.
  • Sumber Daya Alam Non-ekonomi, adalah sumber daya alam yang diperoleh tanpa biaya, tanpa pengorbanan yang tersedia dalam jumlah tak terbatas. Misalnya sinar matahari, suhu, udara, dan angin.

Persebaran Sumber Daya Alam

Persebaran sumber daya alam di Indonesia di golongkan menjadi 2 yaitu persebaran sumber daya alam hayati dan persebaran sumber daya alam barang tambang:

1. Sumber Daya Alam Hayati

Sumberdaya alam hayati terdiri dari sumber daya alam hewani dan nabati.
  1. Sumber daya alam nabati; Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Dianugerahi tanah yang subur sehingga tumbuhan dapat tumbuh dengan sempurna di wilayah Indonesia. Wilayah Flora di Indonesia meliputi hutan tropis, hutan musim, stepa dan sabana.
  2. Sumber daya alam hewani, pada umumnya wilayah persebaran fauna di Indonesia dibagi 3 wilayah yaitu wilayah Indonesia bagian Barat, Indonesia bagian Tengah, Indonesia bagian Timur. Ketiganya di batasi oleh Wallace dan garis Weber. Bagian Barat lebih cenderung mengikuti ragam hewan Asia, sednagkan bagian Timur mengikuti ragam hewan Australia. Ciri-ciri kasus hewan Indonesia terdapat pada wilayah bagian Tengah.

2. Persebaran Hasil Tambang

Antara Lain:
a) Minyak bumi
Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat di danau-danau, teluk-teluk, rawa-rawa, dan laut dangkal setelah mati mikroplakton berjatuhan dan mengendap di dasar laut kemudian bercampur dengan sedimen. Akibat tekanan lapisan-lapisan atas dan pengaruh panas magma dan terjadilah proses destilasi hingga menjadi minyak bumi kasar.Daerah-daerah penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut:
  1. Pulau jawa: Cepu, Cirebon, dan Wonokerto.
  2. Pulau Sumatra: Palembang dan Jambi.
  3. Pulau Kalimantan: Pulau Tarakan, pulau Bunyu, dan Kutai.
  4. Pulau Irian Jaya: Sorong.

b) Gas alam
Gas alam merupakan campuran beberpa hidrokarbon dengan kadar karbon kecil yang digunakan sebagai bahan baker. Ada dua macam gas alam cair yang diperdagangkan yaitu LNG (Liquified Natural Gas) dan LPG (Liquified Petroleum Gas).

c) Batu Bara
Batu bara terbentuk dari tumbuhan yang tertimbun hingga berada dalam lapisan batu-batuan sediman yang lain. Proses pembentukan batu bara disebut inkolent yang terbagi menjadi dua yaitu proses biokimia dan proses metamorfosis. Daerah tambang batu bara di Indonesia adalah sebagai berikut:
  1. Ombilin: dekat Sawahlunto (Sumatra Barat)
  2. Bukit asam: dekat Tanjung Enin (Palembang)
  3. Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan (pulau laut/sebuku)
  4. Jambi, Riau, Aceh, dan Papua.

d) Logam atau Bahan Galian
  1. Timah, daerah penghasil timah di Indonesia adalah pulau Bangka dan Belitung.
  2. Tembaga terdapat di Tirtomogo, Wonogiri.
  3. Bauskit terdapat di Pulau Bintan dan Pulau Kayan (Riau)
  4. Nikel, daerah penghasil Nikel adalah Pomala (Sulawesi Tenggara)

e) Non Logam atau Bahan Galian Bijih
  1. Gamping, daerah penghasil gamping adalah Pegunungan Seribu
  2. Batu pualam, daerah penghasil batu pualam adalah Trenggalek, Jawa Timur.
  3. Belerang, daerah penghasil belerang adalah Garut (pegunungan telaga Bodas)
  4. Fosfat, daerah penghasil fosfat adalah Cirebon.
  5. Pasir Kuarsa, daerah penghasil pasir kuarsa adalah Banda Aceh
  6. Mangan, daerah penghasil mangan adalah Kliripan (Yogyakarta).
  7. Kaolin, daerah penghasil kaolin adalah disekitar Pegunungan Sumatra.

f) Hasil Tambang Lain
  1. Asbes, daerah penghasil asbes adalah Halmahera, Maluku, diolah di Gresik.
  2. Grafit daerah penghasil grafit adalah Payakumbuh dan sekitar Danau Singkarak.
  3. Platina (masputih) daerah penghasil platina (mas putih) di pegunungan Verbeek Kalimantan.

Manfaat Sumber Daya Alam

Sumberdaya alam adalah  salah satu modal dasar pembangunan. Sebagai modal dasar, sumber daya alam harus dimanfaatkan sepenuhnya dengan cara yang tidak merusak.
Oleh karena itu, pemanfaatan Sumberdaya Alam harus dilakukan secara ekoefisiensi, artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisiensi dan emmikirkan kelangsungan dan kelanjutan Sumberdaya Alam tersebut. Pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk mewujudkan kelestarian Sumberdaya Alam sehingga mendukung kesejahteraan manusia.
Dikarenakan Indonesia masih merupakan Negara berkembang, Indonesia masih mengalami berbagai macam hambatan-hambatan dalam proses pengelolaan dan pemanfaatan Sumberdaya Alam Indonesia yang masih kurang. Berikut ini hambatan-hambatan umum yang dihadapi Indonesia dalam pengelolaan dan pemanfaatan Sumberdaya Alam, antara lain:

  1. Kurangnya tenaga ahli dalam bidang Sumberdaya Alam.
  2. Mahalnya sarana prasarana untuk pengelolaan Sumberdaya Alam.
  3. Kerjasama dengan perusahaan asing yang merugikan.
  4. Transportasi ke daerah Sumberdaya Alam terbatas mengingat Indonesia merupakan kepualauan.
  5. Sumberdaya manusia yang belum memenuhi klasifikasi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Tema 6 sub tema 3 pb 2,3"

Posting Komentar